Rabu, 06 Januari 2021

Kepribadian Menurut Stagner, Morton, Allport, May, Dan Gordon



Kepribadian atau “personality”, berasal dari Bahasa Yunani “per” dan “sonare” yang berarti topeng, tetapi juga berarti berasal dari kata “personae” yang berarti pemain sandiwara, yaitu pemain yang memakai topeng tersebut. Sehubungan dengan dua kata tersebut, Ross Stagner mengartikan kepribadian dalam dua macam. Pertama, kepribadian sebagai topeng (mask personality), yaitu kepribadian yang berpura-pura, yang dibuat-buat, yang semu atau mengandung kepalsuan. Kedua, kepribadian sejati (real personality) yaitu kepribadian yang sesungguhnya, yang asli, otentik.


Dalam pengertian yang sangat lama, seperti menurut Morton Prince 1924 “Personality is the sum total of all the biological innate disposition, impulses, tendencies, appetities, instinct of the individual, and the acquired dispositions and tendencies”. Dalam pengertian ini, Morton melihat kepribadian sebagai penjumlahan dari aspek-aspek dan ciri-ciri kepribadian.

Floyd Allport 1924, melihat kepribadian sebagai suatu yang terjalin dalam hubungan social, “ Personality is the individual characteristics reactions to social stimuli and the quality of his adaptation”.

Sedangkan May 1929, mengemukakan rumusan yang sejalan dengan Allport, bahwa “Personality is the social stimulus value of the individuals”.

Menurut Gordon W.Allport, “Kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis dari sistem psiko-fisik indvidu yang menentukan tingkah laku dan pemikiran indvidu secara khas”. Kepribadian adalah sesuatu yang memberi tata tertib dan keharmonisan terhadap segala macam tingkah laku berbeda-beda yang dilakukan individu termasuk didalamnya usaha-usaha menyesuaikan diri yang beraneka ragam namun khas yang dilakukan oleh tiap individu.

Dari beberapa pendapat yang dikemukakan oleh tokoh-tokoh diatas, Bro-Sis Persepsiers dapat menyimpulkan bahwa kepribadian merupakan suatu ciri khas yang dimiliki tiap individu untuk menciptakan sikap dan tingkah laku sebagai wujud penyesuaian diri dengan lingkungannya, dimana ciri-ciri tersebut berbeda antara individu satu dengan lainnya.

0 Comments:

Posting Komentar